Ada di sini untukmu, Ing,
masih kusimpan dalam jarik lurik
yang kau berikan malam kemarin.
Sepasang kupu-kupu terbang dekat pundakmu
waktu kupagut mulutmu dari kisut mantelmu yang kusut.

Aku masih di sini, Ing,
menunggumu datang dengan sebingkai senyum.
Aku melihat wajahmu pada dinding bulan,
cukup untuk mengobati rinduku tadi malam.
Tak apa dengan hari-hari yang panjang.
Sebab, apakah hidup jika kau tak punya harapan.

Masih untukmu, Ing,
belum ada yang mencurinya.
Tapi, penaku kehabisan kata-kata
sebelum usai kusebut satu nama.

Iklan