You are currently browsing the category archive for the ‘Makan Plesiran’ category.

Trip to Babel (5)

Kami hanya semalam menginap di Lor-In. Setelah puas mencumbui sunyi di Tanjung Tinggi pagi-pagi benar kami segera meluncur ke pelabuhan Tanjung Pandan untuk menyeberang Selat Gaspar menuju Pulau Bangka.

Ada catatan yang tersisa di Belitung tentang gangan. Kami menikmatinya sebagai santap malam di RM Mabai. Ijinkan saya menyimpan ceritanya sampai saya bertemu lempah di Bangka. Gangan dan lempah serupa tapi tak sama. Keduanya adalah yang khas dari Belitung dan Bangka. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Trip to Babel (4)

Usai melihat pabrik sambal lingkung Freddy Boen, kami menikmati santap siang di RM Pribumi di kota Tanjung Pandan. Ini rumah makan melayu dengan hindangan khas bersantan. Menunya udang berbumbu merah dengan tomat-tomat kecil utuh, cumi bersantan berwarna kuning, orek tempe, krecek bersantan kental, tongkol goreng. Melihat fisiknya saya mengira udang dan cuminya pasti pedas. Ternyata tidak! Kedua menu tersebut rasanya manis. Baca entri selengkapnya »

Trip to Babel (3)

Di tengah jalan, saat hendak menuju Warung Kopi Ake, seorang enci tua menjajakan roti kepada rombongan kami. “Roti isi sambal lingkung,” jajanya. Hah! Roti isi sambal?! Ini yang khas dari Bangka Belitung. Sambal lingkung. Di sini sambal bukanlah ulekan cabai seperti di Jawa. Sambal lingkung adalah abon ikan. Namun, sulit bagi saya mempersepsikan kata sambal tanpa mengaitkannya dengan cabai. Roti isi sambal lingkung bukanlah roti berisi sambal ulekan cabai tapi berisi abon ikan. Baca entri selengkapnya »

Trip to Babel (2)

 

Di Belitung ada dua kedai mie yang sering disebut-sebut: Kedai Mie Acu dan Atep. Tour Kuliner Jalansutra memilih Mie Atep sebagai santapan pagi kami. Andrew tidak sedang bercanda ketika meminta kami menebak yang manakah Kedai Mie Atep.

Ada banyak ruko di sepanjang Jl Sriwijaya, Tanjung Pandan, Belitung. Tapi, kami tidak menemukan tulisan “Atep” di ruko-ruko itu. Baca entri selengkapnya »

Trip to Babel (1)

Belitung tidak jauh dari Jakarta! Ya, betul, tidak jauh. Hanya 45 menit penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta, Jakarta. Waktu tempuh menuju Belitung jauh lebih singkat dibanding perjalanan saya pulang kantor dari Palmerah menuju rumah saya di Bekasi yang harus ditempuh selama 90 menit. Baca entri selengkapnya »